Pengontrol PID / PID controller
PENGENDALI PID / PID CONTROLLER
PID adalah singkatan dari Proportional_Integral_Derivatif yang merupakan suatu pengendalian pada suatu system controller sekaligus penguatan yang digunakan untuk kestabilan suatu system yang biasa disebut juga sebagai PID Controller. PID controller sejatinya mempunyai peranan penting pada system manufactur saat ini karena era sekarang merupakan era otomatisasi dan digitalisasi dan karena pun hampir semua industry sudah menerapkan teknologi dari era rovolusi industry ke empat atau Industrial Revolution 4.0. Revolusi ini telah berhasil bergerak dan berkembang seiring dengan majunya teknologi otomatisasi dan digitalisasi yang sangat mendukung suatu system pada industry. Hal ini tentu termasuk system PID controller yang merupakan hampir dari bagian industry tersebut.
| Gambar 1. Industri Otomasi yang stabil |
![]() |
| Add caption |
Gambar 2. Digram Proses Industri Roda Empat
Pada Gambar 1 dan Gambar 2 terlihat bahwa memang berbagai industry telah menggunakan system yang otomatis dan sangat mudah untuk dikontrol karena sudah bias juga dihubungkan melalui gadget android sehingga data pemrosesan pun bias di pantau dari jarak yang jauh. Selain otomatisasi, Kestabilan pun sangat diperlukan oleh suatu system dan kestabilan suatu system sangat dipengaruhi oleh alat kendali. Oleh karena itu, harus dipelajari sifat-sifat kendali pada PID.
Pada postingan kali ini penulis akan lebih mengkonsepkan tentang PID secara mendalam. PID controller terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan sifat penguatannya, yaitu :
1.Kendali Proporsional
Kendali Proporsional merupakan suatu penguat yang mempunyai penguatan konstan, dalam hal ini keluaran pengendali berbanding lurus dengan masukan, masukan isyarat galat e merupakan sebuah fungsi waktu, dituliskan ; Output u(t) = Kp.e(t), & Fungsi Alih dari pengemdali proporsional yaitu U(s)/E(s)=Kp, dengan Kp adalah suatu tetapan penguatan proporsional.
![]()
Kelemahan Pengendali ini adalah timbulnya galat offset bila ada perubahan pada beban. Dengan semikian system pengendali ini dapat di reset secara manual, dan sebalinya perubahan beban tidak besar. Galat yang besar menghasilkan pengeluaran kendali yang besar pula pada waktu tersebut. Tetapan penguatan penguatan cenderung hanya terdapat pada galat dengan dengan jangkauan tertentu, rangkuman ini disebut proportional band.
2.Kendali Integral Pada pengendali integral, nilai masukkan pengendali u(t) diubah pada laju proporsional dari sinyal galat aktual e(t), sehingga, |


blog nyab harus diperbaiki mas oktario
ReplyDeleteOke
ReplyDeleteOke
ReplyDelete